MARK Salurkan Bantuan Dana Pendidikan

BANTUAN PENDIDIKAN: Presiden Direktur PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK), Ridwan Goh menyerahkan bantuan dana pendidikan kepada perwakilan dari orangtua siswa-siswi kurang mampu di Tanjung Morawa dan sekitarnya, Jumat (13/7).

Deliserdang, (Analisa). PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK), emiten produsen cetakan sarung tangan yang berlokasi di Kawasan Industri Medan Star, Deli Serdang, memberikan ban­tuan dana pendidikan kepada siswa dan siswi yang kurang mampu yang berdomisili di Tanjung Morawa dan sekitarnya. MARK berperan aktif memberikan kontribusi kepada masyarakat.

Bantuan dana pendidikan sebesar Rp53,4 juta ini diserahkan langsung oleh Presiden Direktur MARK, Ridwan Goh di PT Mark Dynamics Indonesia Tbk kepada siswa-siswi yang didampingi para orangtuanya, Jumat (13/7).

“Perseroan melaksanakan kegiatan ini setiap tahunnya. Pemberian ban­tuan dana pendidikan ini merupa­kan Tanggung jawab Sosial Perusa­haan sebagai bentuk kepedulian dari sege­nap manajemen MARK untuk mem­bantu pemerintah dalam mening­kat­kan kualitas sumber daya manusia dan mengupa­yakan kemajuan bangsa dengan cara meningkatkan pendidikan dan menyukseskan program peme­rintah wajib belajar sembilan Tahun,” ungkap Ridwan.

Saat ini PT Mark Dynamics Indonesia Tbk telah menye­lesaikan proses pembelian lahan seluas 10 hektare yang berlokasi di Tanjung Morawa.

Menurut Ridwan, pembelian lahan ini akan digunakan untuk pengem­bangan usaha perseroan dari produsen utama cetakan sarung tangan di dunia. “Kami akan mengembangkan bisnis produk sanitary yang saat ini permin­taannya sangat menjanjikan, ” kata Ridwan

Berdasarkan hasil telaahan internal, sektor properti sebagai pengguna produk sanitary masih mengalami tekanan. Namun demikian kesadaran masyarakat akan kesehatan semakin meningkat, dengan bukti produksi Perseroan selalu meningkat dari waktu ke waktu. Berdasarkan hal tersebut, ditambah belum tersedianya pabrik produk sanitary di ka­wa­sanSumatera, akan menjadi peluang pasar yang besar.

Menurut Ridwan, bisnis baru yang akan dijalankan perseroan akan mendukung bisnis inti yang dimiliki saat ini. Cetakan sarung tangan yang diproduksi Perseroan telah terbukti diterima pasar karena kualitasnya.

“Produk sanitary pada dasarnya berbahan baku sama dengan cetakan sarung tangan, sehingga dengan kemampuan yang dimiliki kami yakin pengembangan produk kami akan diterima pasar,” ungkap Ridwan.

Perseroan sendiri mencatat penca­paian kinerja yang signifikan pada triwulan pertama 2018, dengan mencatat peningkatan penjualan sebesar 54,9% menjadi Rp78,472 miliar dibanding periode yang sama tahun 2017 sebesar Rp50,639 miliar. Dengan pengelolaan biaya yang optimal, pencapaian laba bersih untuk periode tersebut mencapai Rp 18,044 miliar, atau meningkat sebesar 210,3% dibandingkan triwulan pertama 2017 sebesar Rp 5,815 miliar.

“Kami yakin dengan peningkatan kinerja yang berkesinam­bungan, pada tahun 2020 saat pabrik sanitary beroperasi akan meningkatkan kinerja Perseroan secara signifikan,” kata Ridwan.

Namun demikian Ridwan meng­akui bahwa depresiasi nilai tukar rupiah cukup membantu pencapaian kinerja ke­uangan pada triwulan pertama.

Dengan penjualan mayoritas untuk pasar ekspor, khususnya pada periode triwulan pertama 2018 Per­seroan memperoleh laba selisih kurs sebesar Rp143,6 juta pada pada periode yang sama tahun 2017 tercatat rugi selisih kurs sebesar Rp296,1 juta.