MARK MEMBAGIKAN DIVIDEN TUNAI RP 26,6 MILIAR

Deli Serdang, 11 Agustus 2020 – PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (“MARK”) membagikan Dividen
Tunai sebesar Rp 26,6 miliar kepada 3.800.000.310 saham beredar atau Rp 7 per lembar saham. Keputusan
ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan yang diselenggarakan pada hari ini,
Senin 11 Agustus 2020, di Prime Plaza Hotel Kualanamu, Deli Serdang. Dividen Tunai tersebut
merepresentasikan sekitar 30,2% dari Laba Bersih Tahun Berjalan untuk tahun yang berakhir 31 Desember
2019  yang sebesar Rp 88 miliar.

Dalam RUPS Tahunan tersebut diputuskan juga antara lain menerima baik dan menyetujui Laporan Tahunan
Konsolidasian MARK dan Entitas Anak untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019,
termasuk Laporan Tahunan Direksi dan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris.

Dalam penjelasannya setelah RUPS, Ridwan Goh, Presiden Direktur MARK mengungkapkan bahwa
dividen tunai yang dibagikan ini dimaksudkan sebagai apresiasi kepada seluruh pemegang saham
Perusahaan. “Manajemen MARK telah berkomitmen untuk memberikan nilai tambah bagi pemegang saham,
antara lain dengan mengusulkan dividen tunai setiap tahunnya. Dan tahun ini merupakan tahun ketiga
MARK membagikan dividen setelah IPO pada tahun 2017 silam.”

Kinerja MARK Tahun 2019
Perseroan berhasil menjaga tingkat efisiensi serta  mempertahankan kualitas produk sesuai dengan
permintaan pelanggan. Hal ini terlihat dari keberhasilan Perseroan menjaga margin laba kotor sebesar
43.26% dengan nilai sebesar Rp 156,42 miliar. “Kinerja yang positif membuat Perseroan mampu
meningkatkan laba bersih di tahun 2019”, sebut Ridwan Goh, Presiden Direktur MARK. Perseroan berhasil
memperoleh laba bersih pada tahun 2019 sebesar Rp 88,00 miliar yang meningkat sebesar 7,45% jika
dibandingkan dengan tahun 2018 sebesar Rp 81,90 miliar. Peningkatan laba bersih ini sebagai akibat dari
peningkatan Penjualan Perseroan pada tahun 2019 sebesar 11,08% menjadi Rp 361,54 miliar jika
dibandingkan dengan tahun 2018 sebesar Rp 325,47 miliar. Pertumbuhan kinerja operasional yang dicapai
Perseroan pada tahun 2019 berjalan seiring dengan peningkatan kinerja keuangan dimana Total Aset
Perseroan meningkat sebesar 38,72% menjadi Rp 441,25 miliar per 31 Desember 2019 dibandingkan dengan
Rp 318,08 miliar Per 31 Desember 2018.

Kinerja MARK Kuartal II Tahun 2020
Ridwan Goh menyampaikan bahwa Perseroan kembali menunjukkan kinerjanya yang positif di kuartal II
tahun 2020 ini. Perseroan mampu meningkatkan laba bersih sebesar Rp 51,72 miliar pada kuartal II tahun
2020 yang meningkat sebesar 14,65% jika dibandingkan dengan kuartal II tahun 2019 sebesar Rp 45,11
miliar. Perseroan berhasil menjaga margin laba kotor di 41,31% dengan nilai sebesar Rp 79,57 miliar dan
margin laba bersih di 26,84%. Hal ini didukung dari peningkatan penjualan Perseroan sebesar 9,57% yaitu
Rp 192,63 miliar pada kuartal II tahun 2020 jika dibandingkan dengan kuartal II tahun 2019 sebesar Rp
175,80 miliar. Pencapaian Laba ini didukung dengan strategi produksi dan efisiensi Perseroan sepanjang
kuartal II tahun 2020 di tengah pandemi Covid-19. Seiring meningkatnya kebutuhan sarung tangan di tengah
pandemi Covid-19 yang sedang merebak di berbagai Negara, dan dinyatakannya sebagai pandemi global
oleh organisasi kesehatan dunia WHO, telah meningkatkan kesadaran masyarakat dunia akan pentingnya
kesehatan, mengakibatkan pertumbuhan pabrik sarung tangan di Negara Amerika Serikat, China dan Afrika
Selatan dapat dikatakan cukup pesat. Salah satu strategi MARK untuk mengejar pertumbuhan penjualan
adalah perseroan senantiasa menambah pelanggan baru. Saat ini Perseroan dalam tahap peningkatan
kapasitas menjadi 780.000 unit per bulan di kuartal III tahun 2020 guna memenuhi permintaan pelanggan.