Mark Dynamics Gelar Buka Puasa Bersama Anak Yatim Piatu

PT Mark Dynamics Tbk (MARK)menggelar buka puasa bersama anak yatim piatu dari Panti Asuhan Putra Putri Yas Amal Sosial Aljamiyatul Washliyah dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1440 H. Acara berbuka puasa bersama diselenggarakan di Budaya Indonesia Resto yang berlokasi di Deli Serdang, Sumatera Utara, Selasa, 21 Mei 2019

 

PT Mark Dynamics Tbk (MARK) menggelar buka puasa bersama anak yatim piatu dari Panti Asuhan Putra Putri Yas Amal Sosial Aljamiyatul Washliyah di Deli Serdang, Sumatera Utara.

Direktur Perseroan Ridwan Goh mengatakan, acara buka puasa bersama anak yatim adalah tahun yang kedua dilaksanakan oleh perseroan. Pihaknya berkomitmen untuk menggelar acara serupa setiap tahunnya.

“Kami berharap melalui acara buka puasa bersama ini dapat meningkatkan hubungan silaturahmi antar sesama dan memberikan hal yang positif terhadap masyarakat lokal, sehingga keberadaan Mark Dynamics dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar,” ujar Ridwan di Deli Serdang, Rabu (22/5).

Hingga kuartal I-2019, Mark Dynamics membukukan peningkatan laba konprehensif sebesar 26,48% menjadi Rp 23 miliar, dibandingkan periode sama tahun lalu mencapai Rp 18,19 miliar. Pertumbuhan tersebut sejalan dengan kenaikan penjualan bersih sekitar 12,22% dari Rp 78,47 miliar menjadi Rp 88,06 miliar.

Ridwan mengatakan, penjualan ekspor berkontribusi sebesar 90,76% terhadap total pendapatan perseroan sepanjang kuartal I-2019 dan sisanya 9,24% disumbangkan penjualan pasar domestik. “Penjualan ekspor meningkat sebesar 4,12% pada kuartal I-2019, dibandingkan kuartal I tahun lalu. Hal ini menunjukkan perseroan berhasil meningkatkan nilai penjualan ekspor dan memperkuat penetrasi pasar di dalam negeri,” ujarnya.

Perusahaan pembuat cetakan sarung tangan kesehatan ini tercatat sebagai produsen utama cetakan sarung tangan di dunia dengan pangsa pasar 35% dari seluruh produsen sarung tangan kesehatan terkemuka di dunia. Perseroan juga menunjukkan tren permintaan cetakan sarung tangan, seiring dengan peningkatan konsumsi sarung tangan karet dunia.