MARK Bagikan Dividen Tunai Rp 26,6 Miliar

Mark Dynamics Indonesia (MARK) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan, Selasa (14/5/2019, di Hotel Grand Mercure Medan Angkasa.

DELI SERDANG-  PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) membagikan dividen tunai sebesar Rp 26,6 miliar kepada 3.800.000.310 saham beredar atau Rp 7 per lembar saham. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan, Selasa (14/5/2019, di Hotel Grand Mercure Medan Angkasa.

“Dividen Tunai tersebut merepresentasikan sekitar 32% dari Laba Bersih Tahun Berjalan untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2018  yang sebesar Rp 81,9 miliar,” kata Ridwan Goh, Presiden Direktur MARK, usai RUPS.

Dalam RUPS Tahunan tersebut diputuskan juga antara lain menerima baik dan menyetujui Laporan Tahunan Konsolidasian MARK dan Entitas Anak untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018, termasuk Laporan Tahunan Direksi dan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris.

Ridwan Goh mengungkapkan bahwa dividen tunai yang dibagikan ini dimaksudkan sebagai apresiasi kepada seluruh pemegang saham Perusahaan. “Manajemen MARK telah berkomitmen untuk memberikan nilai tambah bagi pemegang saham, antara lain dengan mengusulkan dividen tunai setiap tahunnya,” katanya.

Jajaran Direksi Mark Dynamics Indonesia (MARK) berfoto bersama usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan, Selasa (14/5/2019, di Hotel Grand Mercure Medan Angkasa.

Kinerja MARK Tahun 2018

Perseroan berhasil menjaga kinerja operasional yang baik diiringi penurunan tingkat beban pokok penjualan dari 62,36% di tahun 2017 menjadi 55,41% di tahun 2018 yang berdampak pada peningkatan marjin laba kotor dari 37,64% di tahun 2017 menjadi 44,59% di tahun 2018.

Pencapaian kinerja ini konsisten dengan kinerja Perseroan dalam dua tahun berturut-turut yang berhasil melampaui target laba. Semakin baiknya kondisi ekonomi dunia serta menguatnya kesadaran masyarakat akan kesehatan akan mendorong kesinambungan pertumbuhan usaha Perseroan.

Aset Perseroan mengalami peningkatan sebesar 40% dari Rp Rp 227,600 miliar pada tahun 2017 menjadi  Rp 318,080 miliar pada tahun 2018.

Pendapatan Perseroan juga mengalami peningkatan sebesar 35,73% dari sebelumnya Rp 239,79 miliar pada tahun 2017 menjadi Rp 325,47 miliar pada tahun 2018.

Perseroan juga berhasil menjaga tingkat biaya yang rendah sehingga berhasil mencatatkan laba komprehensif yang meningkat sebesar 67,09% dari sebelumnya Rp 49,25 miliar pada tahun 2017 menjadi Rp 82,29 miliar pada tahun 2018.

Kinerja Triwulan I-2019

Ridwan Goh juga menjelaskan bahwa untuk triwulan pertama tahun 2019, Perusahaan berhasil membukukan Pendapatan Usaha sebesar Rp 88,06 miliar meningkat sebesar 12,22% dari periode yang sama di tahun sebelumnya.

Dari segi laba bersih komprehensif, perseroan membukukan nilai sebesar Rp 23 miliar meningkat sebesar 26,48% dibandingkan dengan periode 31 Maret 2018 sebesar Rp 18,19 miliar. MARK optimistis bahwa pada tahun ini akan dapat membukukan kinerja keuangan yang lebih baik dari tahun sebelumnya.

Untuk ke depannya, MARK akan terus mempenetrasi pasar baru dan mencari pelanggan baru, serta mempertahankan pelanggan lama. Saat ini, MARK sedang dalam proses pembangunan Pabrik baru yang berlokasi di Jalan Utama Desa Dalu X-A, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara.