Hingga 2023, Mark Dynamics Targetkan Produksi 1 Juta Cetakan Sarung Tangan

MEDAN – Emiten produsen cetakan sarung tangan di Kawasan Industri Medan Star Sumatra Utara, PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) menargetkan produksi satu juta pieces sarung tangan sampai 2023.

Presiden Direktur PT Mark Dynamics Indonesia, Tbk. Ridwan Goh mengatakan untuk mencapai target tersebut, paling tidak sampai dengan akhir tahun ini produksi ditargetkan bisa mencapai 700.000 pieces per bulan sehingga target tahun depan dapat tercapai.

Ridwan menjelaskan pada 2019 hasil produksi pabrik di Deliserdang sebanyak 98 persen di ekspor ke beberapa negara seperti Malaysia, Thailand, China, Srilanka. Malaysia memiliki pangsa pasar paling dominan sebesar 60 persen.

“ Tahun depan [2020], permintaan cetakan sarung tangan dari Malaysia, termasuk China dipastikan naik. Itu sejalan dengan kebutuhan sarung tangan kesehatan meningkat,” kata Ridwansaat manajemen PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Area Sales Medan mengunjungi pabrik baru perusahaan itu di Desa Dalu X-A Kecamatan Tanjungmorawa, Deliserdang Kamis (14/11/2019).

Dia mengatakan MARK juga akan meningkatkan pangsa pasar ekspor ke China mencapai 10 persen -15 persen. Menurunya peningkatan tersebut sejalan dengan banyaknya permintaan di pasar China. Mengacu pada pasar global yang terus membaik, emiten dengan kode saham MARK tersebut meningkatkan pasar di China. Sementara itu, saat ini pangsa pasar ke China baru mencapai 5 persen.

Guna meningkatkan kapasitas produksi dipabrik baru, investasi yang dibutuhkan mencapai Rp200 miliar. Kendati begitu, untuk dibutuhkan tambahan investasi kurang lebih sebanyak Rp100 miliar untuk menambah mesin produksi.

“Kami juga rencana ekspansi ke sanitary wear, di awal tahun sudah masuk mesin, kita akan trial, semoga ini bisa mendongkrak laba perseroan yang semakin tinggi,” katanya.

Sementara itu, Sales Area Head PT Perusahaan Gas Negara, Tbk (PGN) Medan Saeful Hadi,mengatakan,PT Mark Dynamics Indonesia merupakan salah satu pelanggan industri PGN.

Dia mengatakan pasokan gas ke PT Mark Dynamic itu masing – masing sebanyak 9.900 MMBTU di pabrik lama, sementara di pabrik baru sebesar 2.588 MMBTU. Adapun, PT Mark berlangganan gas PGN sejak tahun 2003 dan yang baru mulai November 2019.