Gali Perekonomian Daerah, BI Kunjungi Mark Dynamics

Bank Indonesia (BI) bersama dengan PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) mengunjungi PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) untuk menggali jenis korporasi yang bisa menjadi sumber pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara (Sumut) ke depan.

Ketertarikan BI perwakilan Sumut terhadap perseroan didukung atas keberhasilan Mark Dynamics menaikkan kapasitas produksinya sebesar 15% setiap tahun, tidak memiliki pesaing di Indonesia, mayoritas produk perseroan diekspor, dan kinerja keuangan yang terus bertumbuh dalam beberapa tahun terakhir.

Kunjungan tersebut diwakili Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumatera Utara Wiwiek Sisto Widayat, Kepala Divisi Advisory Ekonomi & Keuangan Kantor Perwakilan BI Provinsi Sumatera Utara Yura A Djalins. Kungungan tersebut bertujuan untuk mengetahui ekonomi di Sumatera Utara di tengah belum membaiknya perekomian global.

“Salah satu tugas kami adalah mencari korporasi yang dapat didorong menjadi sumber pertumbuhan perekonomian di Sumatera Utara. Kunjungan ini juga untuk mengidentifikasi sektor-sektor usaha yang menjadi pertumbuhan ekonomi daerah. Mark Dynamics dari sisi manufaktur menjadi salah satu pendorong perekonomian tersebut,” ujar Wiwiek saat berkunjung ke kantor Marks Dynamics di Medan, belum lama ini.

Dia menambahkan, hasil kunjungan ke Mark Dynamics ini akan dijadikan sebagai rekomendasi kepada pemerintah daerah. Pihaknya juga menyebutkan bahwa kunjungan ke Mark Dynamics tersebut akan dilaksanakan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Presiden Direktur Mark Dynamics Ridwan Goh mengatakan, Mark Dynamics konsisten mempertahankan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih. Hal ini tentu berimbas positif terhadap perekonomian Sumatera Utara. “Kami berharap industri manufaktur, selain sektor perkebunan, bisa berkembang di Sumut, sehingga bisa menjadi motor penggerak ekonomi daerah,” ungkapnya.

Tahun ini, Mark Dynamics telah meningkatkan kapasitas produksinya menjadi 610 ribu unit per bulan dan akan ditingkatkan menjadi 1 juta unit per bulan pada 2023. Sedangkan sebesar 95% produksi perseroan diekspor ke Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Tiongkok.